Islamic Widget

THIFAN POKHAN TSUFUK-PUTERI GADING

LANAH UNJ

“Bahwasannya sekalian ilmu itu mahal adanya, dan mencahari ilmu itu tiadalah semudah dugaan kalian, dan mencari ilmu dengan ceroboh itu hanya akan membuahkan hasil yang hampa, seumpama butir gandum yang tiada bernas, untuk makanan keledaipun kurang bermanfaat”

( muqaddimah Zho-Dam )

Sabtu, 08 Oktober 2011

Agenda September Thifan Tsufuk UNJ



28/09/'11 Latihan tamid ikhwan, MNI, Kampus A, UNJ

27/09/'11 Latihan perdana PG 1, FIP, Kampus A, UNJ

23/09/'11 Stadium General Thifan Tsufuk Po Khan-PG UNJ, MNI, Kampus A, UNJ

20/09/'11 Latihan mandiri PG, FIP, Kampus A, UNJ

14/09/'11 Latihan tamid ikhwan, MNI

13/09/'11 Latihan PG, FIP, Kampus A, UNJ

12/09/'11 Koordinasi Stadium General Thifan-PG UNJ, Prilingua FBS, Kampus A, UNJ

Sabtu, 24 September 2011

Dokumentasi kegiatan Thifan Tsufuk-PG : Rangkaian Agenda Ramadhan

20/08/'11 Pengenalan Thifan Tsufuk UNJ, Gel. II (include in roadshow LDK, GSG Kampus B)
19/08/'11 Evaluasi dan persiapan tampil Thifan Po Khan Tsufuk-PG UNJ, MNI 
18/08/'11 Presentasi Thifan Po Khan Tsufuk-Putri Gading, Kriuk, ICA, FIS   
17/08/'11 Pengenalan Thifan Tsufuk UNJ (include in roadshow LDK, GSG Kampus B)   
15/08/'11 Pengenalan Thifan Tsufuk, maba gelombang I (FIS & FBS)   
12/08/'11 Koordinasi dan Follow up Thifan Tsufuk Lanah UNJ   
11/08/'11 Latihan mandiri PG+ dan sillaturahim jg Ifthor jama'i bag 2   
10/08/'11 Latihan dan mabit tamit Ikhwan   
10/08/'11 Follow up dan Ifthor Jama'i Thifan Tsufuk Lanah UNJ (c)   
09/08/'11 Latihan mandiri PG2+ dan Ifthor Jama'i (c)   
03/08/'11 Koordinasi, Silaturrahim dan Ifthor Jama'i Thifan Tsufuk Lanah UNJ   
02/08/'11 Latihan mandiri PG2+ dan Ifthor Jama'i

Sabtu, 06 Agustus 2011

Serba-Serbi Sejarah Thifan Pokhan Tsufuk

Bela diri Thifan Po Khan merupakan hasil perpaduan beragam aliran bela diri di dataran Saldsyuk sampai dataran Cina. Suku-suku muslim yang tinggal di kawasan itu, seperti Tatar, Wigu, Mandsyu, Kittan dan sebagainya banyak yang sudah memiliki bela diri tradisional. 

Meskipun berasal dari negeri yang bukan merupakan pusat penyebaran agama Islam, namun dalam perkembangannya tata cara latihan dan pemilihan materi pelajarannya sangat dipengaruhi oleh aqidah Islam. Konon, pernah di suatu masa, orang yang boleh mempelajari beladiri ini harus hafal Al Quran dan minimal seribu hadits
 
Nama beladiri ini diambil dari nama daerah di Negeri Turkistan Timur bernama Thifan atau Turfan yang kemudian diganti namanya menjadi Sin Kiang, suatu daerah otonomi yang termasuk dalam wilayah Cina Utara. Dakwah Islam mulai disebarkan di Turkistan kira-kira pada dua abad setelah Hijriah, sebagaimana tertulis dalam Kitab Zhodam "Maka tatkala sampailah dua abad lepas hijrah orang-orang sempadan tanah Cina arah utara itu masuk Islam. Lalu ilmu pembelaan diri masa mereka memeluk Budha itu dibawanya pula dalam alam Islam, tetapi ditinggalkannya segala upacara yang bersangkut-paut dengan keBudhaannya seumpama segala penyembahan, cara bersalam dengan mengatupkan kedua belah tangan, lambang-lambang, dan segala istilah." 
(Zhodam, Telif Syiharani, halaman9).

Syarat Beladiri Islami

Syarat mutlak sebuah beladiri dikatakan islami adalah

1. Islami dari segi Aqidah

2. Islami dari segi kesehatan


ISLAMI DARI SEGI AQIDAH 

hal ini berarti bahwa beladiri tersebut haruslah bebas dari syirik, takhayul, khurafat, bid'ah, tasyabuh dll yang membahayakan aqidah

Thifan Pokhan Tsufuk

Thifan merupakan bela diri yang dikembangkan para dai dari perkampungan muslim china utara. 

Telah ditinggalkan segala hal yang bertentangan dengan syar'i dan telah dipergunakan untuk berdakwah sekian lama

Hadirnya generasi muslim sudah menjadi dambaan dan kebutuhan bagi kemashlahatan kaum muslimin saat ini. Pembinaan pribadi-pribadi muslim yang terpadu menjadi kunci untuk membentuk generasi tersebut sehingga mereka mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Konsep pembinaan yang terpadu tersebut harus mencakup semua sisi, baik dari sisi akal, ruh, maupun jasad. Keseimbangan ketiga sisi merupakan hal yang mutlak. Kekurangan atau ketimpangan dari salah satu sisi tersebut akan mempengaruhi sisi yang lain dan berpotensi menjadi kendala.

Sebagaimana dua sisi yang lain, Islam menaruh perhatian pada pembinaan jasad.

Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman:
Dan siapkanlah bagi mereka apa yang kamu sanggupi dari kekuatan(Q.S. Al-Anfal:60)